Pendataan UMKM Desa Slungkep “Pabrik Tahu Pak Hartoyo” oleh Mahasiswa KKN-IK IAIN Kudus 2021

 

Slungkep, Jumat (10/09/21) Sejumlah mahasiswa KKN- IK IAIN Kudus 2021  sejumlah mahasiswa KKN-IK IAIN Kudus 2021 melakukan observasi UMKM ke Pabrik tahu di dukuh Dlubang. Sejarah berdirinya pabrik tahu itu,dulunya pak Hartoyo bekerja di konveksi beliau berfikir bekerja di konveksi itu pekerjaan yang tidak selalu ada, akhirnya beliau pindah haluan membuat pabrik tahu, Karena setiap harinya selalu kerja. Beliau ingin memiliki pekerjaan yang lancer dan hasil dari pekerjaan tersebut setiap hari dibutuhkan orang. Awalnya pak Hartoyo melihat di pabrik tahu orang lain,  keudian beliau memiliki ide untuk membuat tahu sendiri, jual tahu sendiri,. Pabrik tahu ini sudah berdiri 11 tahun. Setiap harinya pak Hartoyo memproduksi tahu sebanyak 3 sampai 4 kwintal tahu,  tahu tersebut diambil oleh 6 pengecer untuk dijual kembali dan disetorkan ke pasar.

Untuk tenaga kerjanya ada  4 tenaga kerja dan untuk jam kerjanya dimulai dari jam 07.00 sampai jam 14.00. Dalam usaha tahu ini terdapat beberapa resiko bisnis dan pasar, yaitu resiko yang pertama yaitu limbah dan naik turunnya harga kedelai, untuk gaji karyawannya yaitu satu bulan sekali, dan  bahan baku untuk membuat tahu yaitu kedelai yang di kirim dari Semarang,Pati,Gebang sebanyak 5 ton setiap 2 minggu sekali.Untuk teknologi pembuatan tahu masih dibantu oleh mesin diesel dan mesin uapnya masih manual.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan