Usaha Keripik Bu Sa’ibah Yang Melegenda

 

Slungkep, selasa (14/09/2021) sejumlah mahasiswa KKN – IK IAIN Kudus melakukan observasi UMKM dengan mengunjungi salah satu seorang pembuat jajanan kering seperti keripik singkong, keripik tales, keripik pisang, marneng, balung siwuk dan lain sebagainya yang bertempat di dukuh Dlubang Desa Slungkep.

Awal mula Bu Saibah memproduksi jajanan kering ini mulai dari usia remaja hingga sekarang yang dapat di perkirakan kurang lebih 45 tahun beliau menggeluti usaha ini. Namun usaha pembuatan jajanan kering ini tidak menjadi satu-satunya sumber ekonomi di dalam keluarganya, terkadang beliau dan suaminya masih menggarap sawah milik orang lain. Karena jajanan kering milik Bu Saibah sudah berjalan cukup lama dan tentunya sudah familiar di Desa Slungkep, maka strategi pemasaran yang beliau gunakan yakni memproduksi atau membuat jajanan apabila ada seseorang yang memesan maka baru dibuatkan oleh beliau agar keripiknya masih fresh dan terjamin kerenyahannya. Maka pembuatan jajanan kering ini tidak diproduksi setiap hari. Dengan mengayuh sepedanya terkadang Bu Saibah juga membawa sedikit produknya untuk dibawa ke pasar dan disetorkan pada penjual-penjual langganannya, sambil membeli bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat jajanannya.

Dalam berwirausaha tentunya terdapat beberapa resiko bisnis yang harus dihadapi, resiko yang harus dihadapi Bu Saibah sendiri yaitu tidak adanya mesin tekhnologi yang canggih untuk memotong singkong-singkongnya secara tipis. Untuk memotong singkong/pisang secar tipis yang akan diolah dijadikan ceriping atau keripik beliau masih menggunakan alat manual yang terbuat dari kayu yang sudah ia gunakan kurang lebih 30 tahun. Selain rasa lelah dan pegal di tangan setelah memotong singkong dengan menggunakan alat manual tersebut tidak jarang jari-jemari beliau juga terjepit saat mengguankan alat tersebut. Dan proses penggorengannya pun masih menggunakan pawon yang harus mengumpulkan kayu bakar terlebih dahulu untuk dapat menghidupkannya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan