DIVERSIFIKASI OLAHAN IKAN LELE MENJADI NUGGET

Selasa, 31-07-2018. Tim II KKN UNDIP Desa Slungkep Kec. Kayen Kab. Pati menjalankan program monodisiplin salah satu mahasiswa perikanan dengan tema diversifikasi hasil perikanan yaitu pengenalan inovasi pengolahan ikan lele menjadi nugget lele. Program ini dilaksanakan bersama Tim Penggerak PKK Desa Slungkep. Diversifikasi sendiri mempunyai arti menganekaragamkan sesuatu supaya tidak terpaku pada satu jenis saja. Contoh riil dan mudah dalam penerapan diversifikasi adalah Diversifikasi Produk. Tujuan dari Diversifikasi Produk salah satunya adalah mengembangkan ide dan kreatifitas SDM dalam memperbaharui suatu produk sehingga nilai jual dan nilai plus lebih tinggi. Misalnya pembaharuan kemasan keripik dari plastik biasa menjadi plastik vacuum atau resealable ziplock.

Nah, sedangkan jika dalam konteks perikanan, diversifikasi yang umum dilakukan adalah diversifikasi produk karena produk perikanan biasanya dijual dalam keadaan segar. Oleh karena itu agar meningkatkan nilai jual dan nilai tambah, produk dirubah/diolah menjadi bakso ikan, nugget ikan, chikuwa, kaki naga, scallop, dan lain sebagainya. Selain itu, manfaat dari penerapan Diversifikasi Produk juga dapat membuka peluang wirausaha khususnya ibu-ibu rumah tangga yang bosan atau merasa suntuk dengan pekerjaan rumah. Selain mengfhasilkan uang, kegiatan ini juga bernilai positif untuk kehidupan ibu rumah tangga sehari-hari.

Cara pembuatan nugget ini dapat dilakukan dengan mudah dan bahan-bahan yang murah terdiri dari : bahan utama berupa ikan lele ( fillet bagian daging ), bawang putih, bawang bombay, tepung panir halus, tepung tapioka. Sedangkan bahan pencelup berupa : telur ( ambil bagian kuning ), tepung terigu dan tepung roti. Bahan utama tersebut hanya dicampurkan menjadi satu, ditambahkan air secukupnya lalu diaduk/diulet menjadi adonan kalis. Lalu dicetak dengan berbagai bentuk untuk menarik perhatian orang yang melihatnya. Kemudian dikukus selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu dicelupkan kedalam adonan kuning telur dan tepung terigu serta gulingkan kedalam tepung roti, lalu nugget siap digoreng. Dapat pula ditambahkan sayur dan disimpan dalam freezer agar adonan nugget semakin padat.

Mengapa ikan lele? Karena seperti yang kita ketahui, ikan lele adalah ikan air tawar yang mudah beradaptasi dengan lingkungan/habitat baru atau dengan kata lain ikan ini mudah dipelihara dimana saja serta ditemukan dimana saja. Selain itu harganya relatif murah dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya. Ikan lele juga tidak kalah memiliki kandungan gizi yang tinggi. Dilansir dari booklet Dirjen Perikanan Budidaya (2013), ikan lele mengandung protein sebesar 17,57g; lemak 14,53g; karbohidrat 8,54g; vitamin B12 4g; serta mineral 9,12g per 100 gram ikan lele yang dimakan. Oleh karena itu, ikan lele juga menjadi salah satu ikan air tawar konsumsi yang laris dipasaran tidak hanya menjadi pecel lele tetapi bisa menjadi nugget ikan lele sehingga bisa menjadi salah satu alternatif olahan ikan lele.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan